mcent

Jumat, 11 Februari 2011

Benarkah Sosok Dalam Lukisan Mona Lisa Adalah Pria?

Lukisan Mona Lisa dengan senyumnya memang terus menjadi bahan pembicaraan. Lukisan fenomenal setengah badan ini menggambarkan seorang wanita yang tatapannya menuju pengunjung dengan ekspresi yang sering dideskripsikan sebagai enigmatik atau misterius. Nama atau judul lukisan Mona Lisa berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo da Vinci, yang terbit 31 tahun setelah ia meninggal dunia.
Di dalam buku ini disebutkan bahwa wanita dalam lukisan ini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha Firenze yang kaya bernama Francesco del Giocondo. Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah "nyonyaku". Sehingga arti dari judul lukisan Mona Lisa adalah "Nyonya Lisa". Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa (dengan n ganda).
Namun benarkah sosok yang ada dalam lukisan Mona Lisa karya pelukis fenomenal Leonardo da Vinci ini sebenarnya adalah seorang pria? Selama berabad-abad, para pencinta maupun pengamat seni masih terus memperdebatkan soal senyum di wajah perempuan lukisan Leonardo da Vinci, Mona Lisa. Yang mengejutkan adalah muncul dugaan bahwa tokoh dalam lukisan tersebut adalah seorang pria. Dikutip dari ilhamseptian.blogspot.com, seorang ahli sejarah mengklaim model dalam karya Leonardo da Vinci ini adalah pria yang gemar merenung bernama Gian Giacomo Caprotti. Hidung dan mulut Caprotti dinilai memiliki kesamaan yang mencolok dengan Mona Lisa. Caprotti dikenal pula bernama Salai.
Silvana Vinceti, peneliti yang menganalisis lukisan menggunakan teknik pembesaran gambar mengklaim tanda ‘S’ di mata sang model lukisan, menjadi penanda untuk nama Salai. Beberapa karya Leonardo seperti St John the Baptist dan Angel Incarnate menunjukkan keberadaan Salai. Vinceti mengatakan lukisan tersebut menggambarkan pria muda yang langsing, tampak seperti perempuan, berambut ikal pirang dan panjang serta raut wajah mirip Mona Lisa. "Salai adalah model favorit Leonardo. Sebab itulah Leonardo memasukkan karakteristik Salai dalam versi terakhir Monalisa," jelasnya.
Salai sendiri sebenarnya adalah pekerja magang di tempat Leonardo da Vinci selama lebih dari dua dekade sejak tahun 1490. Bahkan, dikabarkan keduanya sempat menjalin cinta. Sebelumnya juga, beberapa ahli pernah mengklaim bahwa lukisan Leonardo yang menakjubkan ini merupakan potret diri. Mana yang benar? sepertinya kita memerlukan mesin waktu untuk membuktikannya.
(Opung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar