mcent

Minggu, 08 Mei 2011

Dibalik Kilauan Prestasi, Agnes Monica Merasa Hidupnya Tak Sempurna

Banyak yang menilai bahwa kehidupan seorang Agnes Monica yang diberkahi talenta luar biasa begitu sempurna. Namun Agnes Monica yang mulai berkarir sejak usia lima tahun ini, dalam sebuah acara sharing pengalaman hidupnya, mengatakan bahwa hidupnya tak sesempurna yang dibayangkan orang. Jika banyak orang yang menilai Agnes begitu jauh dari masalah hidup, pelantun lagu 'Matahariku' ini justru merasa sama dengan yang lain, yang pernah menangis jika ada masalah.
"Thinking that my life is perfect, huh? My life is not perfect! I do have problem like you. If you have problem, you have to thankful for that... I am not born strong, like you. I also cry (berpikir hidupku sempurna hah? Hidupku (juga) nggak sempurna! Aku juga memiliki permasalahan seperti kalian. Jika kita punya permasalahan, kita harus bersyukur karenanya... Aku juga tidak terlahir kuat. Aku juga menangis)," kata Agnes, saat berbicara kepada sekitar 300 pelajar SMA yang di antaranya terdapat pelajar peraih beasiswa mikro dari AS, Jumat lalu di Atamerica, Pacific Place, Jakarta.
Sebelumnya, penyanyi yang terangkat namanya lewat lagu dan sinetron 'Pernikahan Dini' ini bercerita mengenai pesan Twitter yang ditujukan padanya (melalui mention ke @agnezmo). "There was someone message me on Twitter like this, 'the people is not lucky as you'. What? It is not about luck! Everyone has talent. It grows from very small seeds. So, you have to be ready for that... Success is the meet of opportunity and readiness (seseorang mention aku di Twitter, 'orang-orang tidak seberentung kamu'. Apa? Ini bukan tentang keberuntungan. Setiap orang memiliki talenta. Semua bertumbuh dari sesuatu benih (bakat) yang teramat kecil. Jadi, kamu harus siap akan hal itu... Kesuksesan merupakan pertemuan antara kesempatan dengan kesiapan)," lanjut perempuan kelahiran 1 Juli 1986 ini.
Kemudian, Agnes yang telah menjadi ikon idola Indonesia dan sedang merambah ranah internasional ini memberikan saran. "Never stop to dream. Does it a matter to have a dream? Noo....Changes in this world are made controversially. Well, people call your dream weird? Ya! Cause people don't like change! They live and love comfort zone. Any type of change about to make out of comfort. Then, convince your self about your dream, believe, and make it happen. You have to work real hard, consistant, and smart. You know, even stranger try to make you give up. You have to survive (jangan pernah berhenti bermimpi. Apakah salah memiliki mimpi? Tidak. Perubahan yang ada di dunia dibuat secara kontroversial. Mungkin, orang-orang akan memanggilmu aneh karena mimpimu. Ya! Karena orang-orang tidak suka perubahan! Mereka hidup dan cinta akan zona aman. Segala bentuk perubahan adalah mengotak-atik zona aman ini. Kemudian, yakinkan dirimu akan mimpimu, percayai, dan realisasikan. Untuk melakukannya kamu harus bekerja keras, konsisten, dan cerdas. Kamu tahu, bahkan orang asing pun akan membuatmu menyerah. Jadi, haruslah bertahan)," jelas Agnes.
"The biggest of yourself is the biggest power of the world (hal terbesar darimu adalah kekuatan terbesar dunia)," lanjut Agnes.
(Teguh Prayoga Sudarmanto, Pepih Nugraha);editor:Opung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar