mcent

Senin, 09 Mei 2011

Ini Dia Sekolah Pelacur Yang Didirikan di Belanda

Seorang perempuan mantan germo di Belanda mendirikan sekolah untuk belajar menjadi pelacur sukses. Nama sekolah pelacur itu adalah Hanky Panky School. Kurikulumnya disusun sedemikian rupa agar para lulusannya boleh menjalankan profesinya dengan lebih profesional, lebih banyak menghasilkan uang dan akhirnya boleh lebih awal 'pensiun' dengan bekal keuangan yang cukup.
Adalah Elene Vis (43 tahun), yang sebelumnya heboh gara-gara buku autobiografinya yang berjudul 'Escort Queen with Turbopower', membuka sekolahnya di Amsterdam, Belanda yang menawarkan ilmu pemasaran eksklusif. "Anda boleh menyebutnya teknik pemasaran. Anda harus punya keterampilan menjual, tak peduli yang Anda jual tubuh sendiri atau peralatan rumah tangga. Prinsipnya tetap saja sama," kata Elene.
Belanda yang membenarkan industri seks membuat distrik-distrik lampu merah di ibukota menjadi tujuan utama para pelancong dalam dan luar negeri serta menghasilkan jutaan euro per tahunnya. Sektor ini juga menjadi penyumbang cukai yang cukup besar bagi negara. Elene mengatakan bahawa para pekerja seks komersial yang bekerja lewat agensinya boleh mendapat 6000 euro per bulannya, dengan hanya 40 jam kerja. Itulah sebabnya ia lalu mendirikan sekolah tersebut. "Kami memberikan training untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dan uang lebih banyak dari pekerjaan mereka," katanya.
Dengan biaya 450 euro per orang, para 'murid' di sekolah pelacur ini akan diberi pelajaran dalam bentuk tutorial dan video presentasi tentang berpikir positif dan teknik-teknik bercinta, termasuk ajaran Kama Sutra. Selain dirinya sendiri, Elene juga menyewa tenaga pengajar lainnya untuk subjek yang berbeda, seperti bagaimana berpakaian yang sesuai. "Intinya setiap orang boleh jadi cantik, dengan menonjolkan kekuatan dan menutupi kelemahan Anda. Anda harus sadar seperti apa penampilan Anda di mata orang lain," tambahnya.
Menurut Elene, cara berpikir positif dan rasa percaya diri amat penting untuk membuat klien lebih betah dan menghabiskan waktu lebih lama. "Seks 10 menit tidak akan menghasilkan banyak uang," katanya. Prostitusi telah menjadi profesi legal di Belanda sejak 1988. Mereka mulai membayar pajak pendapatan sejak tahun 1996 dari rumah prostitusi.
(Opung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar