mcent

Sabtu, 04 Juni 2011

Tampilkan Adegan Kekerasan, Video Klip Rihanna Terancam Dicekal

Rihanna kembali membuat kontroversi. Baru-baru ini Parents Television Council, Amerika Serikat memprotes keras video klip lagu terbaru Rihanna yang berjudul 'Man Down'. Alasannya karena dalam video klip tersebut memperlihatkan adegan kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Mereka pun meminta Black Entertainment Television (BET) untuk berhenti memutarnya.
Seperti dilansir dari Associated Press, adegan dalam video klip Rihanna untuk lagu 'Man Down' dibuka dengan gambar seorang gadis menembak mati seseorang, yang pernah menyiksanya di depan publik. Terdapat juga adegan kekerasan seksual di video klip tersebut.
Lalu apa reaksi Rihanna dengan berita ini? Tentu saja, Rihanna tidak ingin video klip yang telah dibuat dengan susah payah, malah dihentikan pemutarannya. Pada Kamis, tanggal 2 Juni 2011, dalam acara '106 & Park', ia mengungkapkan kalau video klipnya itu adalah 'seni berbalut pesan'. "Kami hanya ingin membuatnya secara serius, meskipun banyak orang yang takut bisa jadi salah alamat," kata Rihanna, seperti dikutip dari AP.
Sementara itu, pihak BET mengungkapkan akan tetap memutar video klip tersebut. Mereka menyatakan kalau jaringan televisinya "memiliki standar dan paduan yang komprehensif terhadap semua isi program" dan video klip terbaru Rihanna sudah sesuai dengan paduan dan standar untuk disiarkan.
Di lain pihak, dari Music Television (MTV), hingga saat ini belum menyiarkan video terbaru Rihanna. Salah satu pihak dari MTV mengungkapkan kalau video itu masih dalam proses review.
Rihanna sendiri membantah jika video klipnya ini penuh kontroversi. Ia hanya ingin menunjukkan kemampuannya dalam berakting dengan menciptakan sesuatu yang diklaim 'asli dan artistik'. Video klip 'Man Down' ini dibuat oleh Anthony Mandler, yang sudah berkali-kali membuat video klip untuk Rihanna.
Mutia Nugraheni;editor:Opung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar