mcent

Rabu, 07 September 2011

Terdengar Orang Waktu Ngeseks Sering Bikin Pria Ketakutan

Untuk urusan ranjang, setiap pria pastinya berusaha memegang peranan ketika hubungan seksual dengan pasangannya berlangsung. Para pria selalu mencari cara agar bisa percaya diri saat beraksi di atas ranjang. Namun begitu, pria juga sering menyimpan rasa ketakutan saat berhubungan intim dengan pasangan.
Yang paling sering adalah masalah ukuran penis dan keperkasaan mereka saat berhubungan seksual. Seperti dikutip dari shine, berikut ini adalah bentuk ketakutan pria yang terasa mengganggu saat berhubungan seks :

1. Pria sering panik dengan ukuran dan kondisi penisnya
Ketika bercinta dengan pasangan, urusan ini menjadi salah satu ketakutan para pria. Banyak pria mengkhawatirkan alat vitalnya tersebut yang tidak disunat. Pasalnya dalam pandangan mereka, wanita jauh lebih nyaman dengan para pria yang Mr P-nya disunat.
Di luar itu, beberapa pria pun tidak merasa nyaman dengan bekas operasi akibat kanker testis yang pernah dialaminya. Apalagi, rasa kesemutan kerap muncul selama seks berlangsung akibat operasi tersebut.

2. Ketakutan pria karena ereksi terlalu cepat
Ereksi yang terlalu cepat tentu menjadi ketakutan para pria karena tidak dapat memuaskan pasangannya. Karenanya, mereka pun selalu berusaha mengendalikan dirinya sehingga ereksi yang terjadi selalu terkontrol dan menciptakan kenikmatan sesuai waktu yang diinginkan.

3. Ketakutan pria ketika terdengar orang saat berhubungan intim
Berada di hunian kecil seperti apartemen yang saling berdampingan satu sama lain memang menimbulkan kekhawatiran bagi pria. Apakah ketika mereka terlibat percakapan di ranjang atau sedang berhubungan seks, jeritan mereka terdengar ke tetangga sebelah atau tidak? Pria sering merasa ketakutan oleh hal ini dan membuat agenda bercinta jadi terasa tidak nyaman.

4. Pria sering tidak percaya diri dengan bentuk tubuh
Dalam posisi tertentu, bentuk tubuh yang berlebih kerap membuat ketidaknyamanan bagi pria. Hal yang paling membuatnya tidak nyaman biasanya dikarenakan lemak berlebih di bagian perut, sehingga menyulitkan gerakannya ketika bercinta.
Hal itu diperparah ketika para pria melihat tubuh sempurna dalam iklan di majalah, di mana pikiran mereka pun langsung dipenuhi dengan ketakutan kalau pasangannya tidak lagi tertarik dengannya karena bentuk perutnya yang tidak indah akibat lemak berlebih.
(Opung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar