mcent
Tampilkan postingan dengan label reza rahardian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reza rahardian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2012

Reza Rahardian Tak Masalah Jika Harus Menjadi Gay

Reza Rahardian mengaku tidak masalah jika ia harus menjadi seorang gay? Loh? Ternyata aktor peraih Piala Citra itu ingin menunjukkan kemampuan akting terbaiknya dalam setiap film yang dibintanginya, termasuk jika ia diminta memerankan tokoh atau karakter seorang gay atau homoseksual.
Menurut Reza, sebagai seorang aktor, dirinya akan terus mencoba peran-peran yang menantang. Termasuk jika harus menjadi seorang homoseksual. Baginya, tak ada masalah jika ia harus memainkan karakter tersebut.
"Ya itu pastinya akan sangat berbeda ya. Saya sih nggak masalah selama ceritanya bagus," ucapnya, Selasa, (10/4/2012), saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat.
Sebenarnya, Reza Rahardian nyaris memainkan peran sebagai lelaki gay beberapa waktu lalu, ketika sutradara Nia Dinata menawarkannya. Sayang, saat itu Reza belum bisa menerima tawaran tersebut karena jadwalnya yang berbenturan. Akhirnya dengan sangat terpaksa ia pun harus menolaknya.
"Dulu sih pernah ditawari sebenarnya sama teh Nia. Ya, tapi sayangnya bentrok jadwal sama film saya yang sebelumnya. Jadi ya batal. Ya mudah-mudahan nanti ada cerita selanjutnya yang bisa diandalkan," terangnya.
Reza Rahardian juga mengaku belum menonton film besutan Lola Amaria yang berjudul Sanubari Jakarta, dimana film tersebut mengisahkan tentang kehidupan kaum lesbian dan homoseksual. Maklum, Reza sedang sibuk. Ia baru saja pulang dari Hongkong untuk menyaksikan kehidupan tenaga kerja Indonesia di sana.
Penulis: Willem Jonata; Editor: Anita K Wardhani, Opung

Rabu, 15 Juni 2011

Tak Puas Jadi Aktor, Reza Rahadian Bakal Jadi Sutradara

Reza Rahadian rupanya tak puas hanya menjadi aktor film. Jika tak ada halangan, tahun depan Reza Rahadian akan mencoba menjadi sutradara sebuah film pendek. Cerita dari film pendek yang berjudul 'Membeli Doa' ini cukup serius dan menarik sehingga Reza pun tertarik untuk menyutradarainya.
Menurut Reza Rahadian yang lahir di Jakarta pada tanggal 5 Maret 1987 ini, isi cerita dari film 'Membeli Doa' cukup sederhana, namun serius dan sensitif seperti judulnya. "Ide ceritanya simple agak krusial dan sensitif. Judulnya 'Membeli Do'a' tapi masih tentatif, yang jelas bagaimana ketika do'a itu diperjualbelikan," ungkap Reza Rahadian saat menjadi model video klip lagu Indah Dewi Pertiwi yang berjudul 'Aku Tak Berdaya' di Gedung Kertaniaga, Kota Tua, Jakarta Barat, Jum'at (10/6/11).
"Awalnya ada tawaran kemudian diserahkan penuh dan karena ada ide. Ini sudah cukup lama untuk buat film pendek dengan tema itu dan kebetulan ada yang mensponsori," sambungnya.
Selain menyutradarai, Reza pun berencana mengikusertakan film karyanya itu ke festival, meski belum tahu di mana. Baginya yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan dirinya agar film itu segera terwujud. "Festival itu otomatis goal dan ending ke sana, kita akan ikut sertakan. Tapi proses awalnya dulu, takutnya udah ngomong banyak malah gak ada realisasinya," ungkap aktor peraih Piala Citra ini.
Setelah nanti menjadi sutradara film pendek, tidak tertutup kemungkinan Reza Rahadian akan menyutradarai film layar lebar. Sekarang ini dia juga tengah kuliah perfilman selain berguru kepada sutradara handal Hanung Bramantyo.
"Masih harus belajar lagi, karena tidak mudah untuk menjadi sutradara. Kita harus mendirect secara keseluruhan bukan hanya 2 orang aja. Rencana tahun ajaran ini kemungkinan akan sekolah lagi tapi belum tahu di mana, yang jelas swasta, waktunya 6 sampai 8 bulan sekolahnya. Dan mas Hanung juga sempat ngobrol 'kalau lu serius hayo belajar yang benar jangan hanya mau aja'," urainya.
(Opung)