mcent

Jumat, 07 Agustus 2009

"Face to Face" Buat Anda Makin Panas Bercinta











Saat berhubungan seks dengan pasangan, seringkali kita tidak mampu membuka mata dan menjaga kontak mata selama orgasme. Ada yang memilih memejamkan mata sebagai bentuk konsentrasi atau respon terhadap kenikmatan yang mereka dapatkan. Barangkali juga karena tidak ingin melihat pasangan saat bercinta. Karena bagi para wanita, mereka ingin sekali membuat pria orgasme, begitu juga sebaliknya para pria, mereka ingin sekali membuat wanita orgasme dalam hubungan seks mereka. Mereka yang mampu membuka mata dan berani saling menatap justru merasakan momen kedekatan yang luar biasa. Seperti yang diungkapkan oleh terapis seks, Dr David Schnarch, "Jika ingin selalu mendapatkan perasaan yang mendalam, beri sedikit cahaya dalam kamar anda sehingga bisa saling melihat. Bukan untuk saling melihat tubuh, melainkan bertatapan mata yang tembus hingga ke jiwa dan perasaan". Hal ini akan menambah kekuatan cinta. Kalau untuk membuka mata saja masih malu-malu, cobalah untuk berpelukan. Berpelukan erat saat berhubungan seks menjadi perangkat untuk mendekatkan jiwa. Dengan berpelukan, kedua pihak akan merasakan bahwa apa yang dilakukan oleh jiwa sama pentingnya dengan tubuh.
Namun dalam berpelukan harus disertai dengan suasana hati dan jiwa yang amat rileks. Pelukan biasa umumnya hanya berlangsung beberapa detik saja, sebelum salah seorang menarik badan. Posisi berdekapan sambil berdiri atau berbaring di tempat tidur, bisa saja bergantian karena yang terpenting adalah membuat perasaan senyaman mungkin.

Sebelum Terjerat, Kenali Dulu Bahaya Narkoba

Tidak bisa disangkal bahwa setiap pecandu narkoba cenderung berakhir pada tindakan-tindakan kejahatan seksual, hubungan seks bebas (free sex), pencabulan, sodomi, aborsi dan lain-lain. Untuk menghindari narkoba memang sulit, apalagi gaya hidup metropolitan yang semakin "free" tidak dapat dibendung. Di tengah situasi yang runyam seperti ini, ada baiknya kita mengenal dulu tentang narkoba dan bahaya narkoba agar kita tidak terjerat di dalamnya.
Jenis Dan Dampak Narkoba :
1. Putauw
Putauw atau nama lainnya pe-te, ptw dan etep sebenarnya adalah heroin. Jenis ini adalah turunan ke-lima dan ke-enam dari heroin yang dibuat dari bunga yang namanya opium. Heroin itu sendiri adalah obat bius yang sangat mudah membuat seseorang kecanduan karena efeknya sangat kuat. Obat ini bisa ditemukan dalam bentuk pil, bubuk, dan juga dalam bentuk cairan. Heroin menimbulkan efek yang sangat cepat terhadap si pengguna baik secara fisik maupun mental. Jika orang itu berhenti mengkonsumsi obat bius ini, ia akan mengalami rasa sakit yang berkesinambungan atau yang biasa disebut sakauw.
2. Shabu-Shabu
Nama lain untuk narkoba dari jenis methamphetamine. Obat ini dapat ditemukan dalam bentuk kristal seperti gula pasir atau seperti vetsin (bumbu penyedap makanan). Obat bius ini tidak mempunyai warna maupun bau. Obat ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf. Pemakai shabu-shabu akan tergantung pada obat bius ini dan lama-lama akan menimbulkan kerusakan pada organ tubuh seperti jantung, lever, lambung atau bahkan kematian.
3. Amphetamine
Narkoba jenis amphetamine dapat ditemukan dalam bentuk pil/kapsul ataupun bubuk. Narkoba jenis ini bisa merangsang mood si pemakai menjadi tinggi. Pemakai pun biasanya menjadi superaktif, gampang emosi, tak punya rasa malu dan susah tidur. Seperti jenis narkoba lainnya, amphetamine juga berpengaruh buruk pada tubuh. Lama-lama si pemakai akan jadi kurus, kelihatan seperti kurang tidur, tekanan darah tinggi, detak jantung cepat, merasa takut, bahkan pingsan jika terlalu lelah.
4. Ecstasy
Narkoba jenis ini banyak istilah gaulnya yaitu: inex, XTC, pil setan, pil godek, dan adam. Ecstasy adalah salah satu obat bius yang dibuat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul. Ecstasy dapat membuat si pemakai memiliki energi yang lebih, dengan tingkat dehidrasi yang tinggi. Jangan heran jika sejumlah pengguna ecstasy ditemukan meninggal karena terlalu banyak minum air akibat rasa haus yang amat sangat. Selain haus, pecandu ecstasy juga sering merasa pusing, gemetar, detak jantung cepat, mual dan kehilangan nafsu makan.
5. Ganja
Nama gaulnya adalah gele, cimeng atau rumput. Ganja adalah obat bius yang bisa membuat si pemakai berhalusinasi sehingga ia akan menjadi kecanduan. Ganja akan mempengaruhi tingkah laku, penglihatan dan pendengaran si pemakai. Efek buruknya, pecandu akan kehilangan konsentrasi, detak jantung lebih cepat, kehilangan keseimbangan, mudah panik, gelisah, depresi, bingung, dan berhalusinasi.
Gejala Dini Penyalahgunaan Narkoba :
- Susah diajak bicara
- Mulai sulit untuk diajak terlibat dalam kegiatan keluarga
- Mulai pulang terlambat tanpa alasan
- Mudah tersinggung
- Mulai berani bolos
Ciri-Ciri Penyalahgunaan Narkoba :
- Jalan sempoyongan, bicara pelok, tampak terkantuk-kantuk
- Kamar tidak mau diperiksa atau selalu dikunci
- Sering didatangi atau menerima telepon orang-orang yang tidak dikenal
- Ditemukan obat-obatan, kertas timah, jarum suntik, korek api di kamar di dalam tas
- Terdapat tanda-tanda bekas suntikan atau sayatan
- Sering kehilangan uang atau barang-barang berharga di rumah
- Mengabaikan kebersihan diri (jorok)
- Malas belajar
- Mudah tersinggung
- Sulit berkonsentrasi
- Menghindari kontak mata langsung
- Berbohong atau memanipulasi keadaan
- Kurang disiplin
- Bengong atau linglung
- Mengabaikan kegiatan ibadah
- Sering menyendiri atau bersembunyi di kamar mandi, di gudang atau di tempat tertutup

Asma Bisa Kambuh Karena Tertawa













Jika anda penderita asma berhati-hatilah dalam soal tertawa. Tertawa ringan memang hanya menyebabkan anda terbatuk-batuk, tetapi tertawa terpingkal-pingkal akibatnya bisa fatal. Seperti kita tahu bahwa hal-hal yang dapat menyebabkan asma kambuh antara lain asap, debu, bau yang menyengat dan alergi pada hewan, ternyata tertawa juga menjadi salah satu penyebab penyakit asma kambuh. "Seperti pemicu kekambuhan asma yang lain: asap, debu, bau menyengat, alergi pada hewan, tertawa juga dapat menimbulkan kekambuhan asma", kata periset, Stuart Garay, Profesor klinis dari New York University Medical Center. Sayang, sebagai salah satu pemicu asma, tertawa seringkali tidak diperhatikan. Bahkan malah diabaikan. Padahal gelak tawa dapat memicu kekambuhan asma yang dapat menyebabkan penderita memerlukan perawatan darurat. Jadi, bagi anda penderita asma, berhati-hatilah kalau tertawa.

10 Kebiasaan Buruk Yang Merusak Otak

Tahukah anda, otak kita ini bisa rusak karena kebiasaan kita sendiri. Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan akan mengakibakan otak kita tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selagi bisa sebaiknya kita hindari hal-hal yang bisa merusak kerja otak kita. Berikut ini adalah daftar 10 kebiasaan buruk yang bisa merusak otak :
1. Tidak Sarapan Pagi
Jika kita tidak sarapan pagi maka kadar gula darah akan rendah, akibatnya suplai nutrisi ke otak jadi berkurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan akan berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah sehingga kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi akan menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala akan meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan berpikir pada saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak. Kurangnya stimulasi pada otak dapat mengakibatkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomuniksai secara intelektual dapat memicu efisiensi otak.

Awas! Wasir Bisa Menyerang Siapa Saja

Untuk mengetahui timbulnya wasir dalam tubuh seseorang, dapat dilihat pada gejalanya. Gejala penyakit wasir ini dapat bermacam-macam tergantung dari tingkat keparahannya. Pada permulaannya dapat berupa rasa panas dan gatal atau kadang-kadang terasa pedih di daerah sekitar anus. Termasuk selalu nyeri sewaktu buang air besar. Ada juga gejala benjolan lunak pada anus yang kadang-kadang lebih dari satu benjolan, kadang ada tetesan darah segar setelah buang air besar. Umum penderita wasir, saat BAB terasa ada sesuatu yang mengganjal atau keluar setelah buang air besar. Adanya ganjalan ini menimbulkan "perasaan" buang air besar yang belum tuntas, sehingga seseorang yang mengalami wasir ini mengejan lebih keras lagi akibatnya wasir menjadi semakin parah. Benjolan wasir pada tingkat keparahan lanjut menyebabkan fungsi penutup dari otot dubur terganggu. Ini dapat menyebabkan cairan dari usus dapat keluar sehingga penderita mengeluh ada bercak kotoran pada pakaian dalamnya. Namun tetesan darah itu belum tentu menandakan wasir. Bisa saja dari penyakit lain seperti kanker usus. Jadi setiap ada pendarahan seseorang harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah pendarahan itu dari wasir atau penyakit lain. Bila wasir tidak diobati dengan tepat akan terjadi beberapa kemungkinan seperti anemia defisiensi besi karena sering terjadi pendarahan. Trombosis, sumbatan bekuan darah disertai dengan pembengkakan dan rasa nyeri bila duduk.
Pengobatan Wasir :
Ada dua macam pengobatan wasir, yaitu tanpa operasi dan dengan operasi. Cara pertama dapat dilakukan dalam rangka rawat jalan, sedang pada cara kedua, penderita harus dirawat karena operasi dilakukan dalam pembiusan. Pengobatan tanpa operasi dilakukan dengan beberapa cara, yakni dengan pemberian salep yang dapat mengurangi keluhan rasa sakit tetapi tidak dapat menyembuhkan wasir. Pengobatan lainnya adalah dengan suntikan. Sedangkan untuk pengobatan dengan operasi ada dua macam. Ada yang operasi dengan memotong dan menjahitnya dengan benang seperti operasi normal biasa. Ada juga yang menggunakan alat yang disebut stepler. Keberhasilan pengobatan dengan operasi lebih bagus dibandingkan dengan pengobatan tanpa operasi.

Yang Harus Diketahui Tentang Operasi Lasik

Sebelum anda memutuskan untuk melakukan operasi lasik pada mata anda, ada baiknya anda mencari tahu hal-hal yang harus diketahui tentang operasi lasik. Sebelum operasi lasik berlangsung, pasien sebaiknya membahas teknik bedah ini dengan dokter mata yang dipilihnya. Kemudian mata pasien akan diperiksa dan mengikuti beberapa tes khusus untuk menentukan apakah operasi laser sesuai untuk pasien. Prosedur lasik sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit. Persiapannya kurang lebih 10-15 menit antara lain adalah membuat lapisan tipis di permukaan kornea, sedangkan penyinaran laser hanya berlangsung kurang lebih selama 30 detik atau kurang. Untuk menjalani lasik, pasien tidak perlu tinggal di rumah sakit. Selama operasi lasik, pasien tetap dalam kondisi sadar dan hanya bola mata pasien yang menjalani bius tetes. Mata pasien akan terus dibuka dengan pembuka mata. Yang harus pasien lakukan adalah menatap pada satu titik sasaran (biasanya lampu merah kecil yang berkedip-kedip) pada mesin laser. Suara mekanik dari mikrokeratom dan saat laser mengoperasi mata dapat didengar, tetapi tidak akan terasa sakit pada saat ataupun setelah operasi. Lapisan atas kornea yang dibuka tadi dikembalikan ke posisi semula untuk menutupi daerah yang telah dioperasi. Karena hanya lapisan dalam saja yang dioperasi, permukaan kornea sama sekali tidak disentuh, hasilnya adalah tidak adanya rasa sakit setelah operasi. Irisan tersebut akan secara alami menyambung sendiri tanpa perlu dijahit sama sekali.
Perawatan Pasca Operasi :
Seusai operasi, pasien akan diberi obat antibiotik dan tetes mata (sesuai resep dokter). Semacam lubrikan tetes mata juga akan diresepkan ke pasien untuk menghilangkan rasa sakit yang mungkin saja dialami pasien. Pemeriksaan lanjutan akan dilaksanakan setelah operasi, sebanyak kira-kira tiga sampai empat kali tergantung pada kondisi mata pasien. Setelah lasik bisa jadi akan ada rasa lelah, mata merah dan rasa tidak nyaman tetapi tidak terasa sakit. Bisa juga pasien merasakan mata seperti berpasir dan sensitif terhadap cahaya. Gejala-gejala ini sangat terasa selama 1-6 jam pasca operasi dan akan mereda setelah 8-12 jam. Sangat disarankan untuk menggunakan tetes mata dan pelumas/lubrikan serta menutup mata selama 1 jam pertama.

Sering Makan Ikan Asin? Hati-hati Kanker Nasofaring

Mengapa jangan disepelekan? Sebab kanker nasofaring adalah merupakan tumor ganas di daerah kepala dan leher yang terbanyak ditemukan di Indonesia. Hampir 70% tumor ganas kepala dan leher merupakan kanker nasofaring. Kanker ini menduduki tingkat keganasan ke-empat dari seluruh kanker. Sehingga pemeriksaan secara dini sangat dianjurkan. Nasofaring merupakan daerah yang tersembunyi. Letaknya di belakang hidung, berbentuk kubus. Daerah ini sulit dilihat dan dirasakan. Dikenal juga sebagai daerah gelap di pertengahan dasar tengkorak. Bagian depan nasofaring berbatasan dengan rongga hidung. Sedangkan bagian atasnya berbatasan dengan dasar tengkorak dan bagian bawahnya merupakan langit-langit mulut. Jika ada tumor yang tumbuh di daerah nasofaring, akan menggencet muara tuba eustachius yang berhubungan dengan telinga. Akibat tergencet tumor, otomatis salah satu keluhan adanya masalah di nasofaring adalah gangguan pendengaran.
Mengapa laki-laki harus lebih waspada terhadap kanker nasofaring? karena jumlah penderita kanker nasofaring memang lebih banyak laki-laki. Menurut dr. Budianto dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, perbandingan penderita laki-laki dan perempuan adalah 3:1 lebih banyak laki-laki. "Penyebabnya mungkin karena laki-laki lebih banyak terpapar debu, polusi, lingkungan yang kurang bersih, juga bekerja di pabrik. Data lainnya, ternyata penderita kanker nasofaring adalah kebanyakan mereka yang keturunan Cina. Melihat hal ini, dugaan yang muncul adalah karena masalah gen dan kebiasaan. Dugaan mengapa angka kejadian yang tinggi pada orang keturunan Cina adalah karena faktor kebiasaan. Dimana mereka sejak kecil sampai tua setiap hari makan ikan asin. Apa hubungannya? Dapat diawali dengan penjelasan bahwa infeksi suatu virus yang disebut virus Epstein-Barr berperan penting dalam timbulnya kanker nasofaring. "Virus ini dapat masuk ke dalam tubuh kita melalui udara yang kita hirup. Virus itu bisa tersangkut di nasofaring", jelas dr. Budianto. Hanya saja tidak semua orang yang memiliki virus tersebut pada nasofaringnya pasti akan mengalami kanker nasofaring. Ada mediator yang mempengaruhi. Salah satunya adalah ikan asin dimana mengandung zat nitrosamin, yaitu zat hasil dari metabolisme protein pada ikan asin. Nitrosamin ini menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya kanker nasofaring. Kebiasaan mengkonsumsi ikan asin dalam waktu lama secara terus menerus merupakan mediator utama yang dapat mengaktifkan virus Epstein-Barr tersebut. Teori tingginya jumlah penderita keturunan Cina muncul ketika di Hongkong, dimana ikan asin menjadi makanan populer masyarakatnya, ditemukan bahwa kejadian kanker nasofaring tinggi pada golongan nelayan tradisional disana.