mcent

Jumat, 12 Februari 2010

Terry Berhubungan Seks di Depan Anak Bridge

Perselingkuhan antara kapten Chelsea, John Terry, dan mantan pacar Wayne Bridge, Vanessa Perroncel, ternyata cukup keterlaluan. Mereka pernah bercumbu layaknya suami-istri di rumah Wayne Bridge dan di depan anaknya hasil hubungan dengan Vanessa. Sebelumnya, Vanessa memang pacar Bridge dan mereka dikarunia seorang anak laki-laki, Jaydon. Suatu saat, Vanessa, yang sudah putus dari Bridge, berkunjung ke rumah Bridge di Cheshire. Ia ingin menemui anaknya, Jaydon, yang saat itu sudah berumur 3 tahun.
Namun, tak lama kemudian ternyata John Terry menyusulnya. Dia masuk ke rumah Bridge dan bermesraan di situ, di depan Jaydon. Bridge sendiri saat itu sedang pergi ke luar kota. Hal ini yang membuat Bridge amat marah kepada Vanessa. Seorang sumber dekat Bridge mengatakan, setelah terbongkarnya perselingkuhan Terry-Vanessa, Bridge hanya bertemu sekali dengan mantan pacarnya itu. Itu pun untuk mendamprat Vanessa habis-habisan.
Sumber itu mengatakan, Bridge marah besar sampai teriak-teriak mengumpat Vanessa. "Aku tak percaya kamu berhubungan seks dengan Terry di rumahku dan Jaydon ada di sana. Aku memberi kamu uang yang cukup setiap bulannya, tapi menyewa kamar hotel saja kamu tak mampu!". Begitu kemarahan Bridge kepada Vanessa. Dia amat menyesal karena anaknya menyaksikan perselingkuhan ibunya dan lelaki lain yang juga kapten Chelsea, sekaligus teman dekat Bridge.
Rabu (10/2/2010) pagi, Vanessa kembali ke rumah Bridge. Dia ingin bertemu dengan anaknya. Namun, Bridge, yang malam sebelumnya membela Manchester City melawan Bolton Wanderers, mengendarai Porche-nya ke tempat latihan. Jaydon sendiri sedang bersama ibu Bridge, Wendy. Namun, Wendy hanya sebentar menemui Vanessa, kemudian meninggalkannya dan tak mengizinkan Vanessa menemui anaknya. Vanessa pun akhirnya pergi dengan Range Rover, dan tampak kecewa. Dia bahkan tampak menahan tangis. Ketika ditanya, Vanessa hanya menjawab, "Tak ada yang bisa dikatakan!"
Sebelumnya Daily Mirror mengaku mengetahui, kapten Chelsea, John Terry, pernah menghamili Vanessa Perroncel pada musim gugur lalu. Namun, Terry meminta Vanessa, yang saat itu masih menjadi kekasih Wayne Bridge, untuk menggugurkan kandungan itu. Terry dan Bridge merupakan teman dekat, karena selain sama-sama membela Chelsea, rumah mereka juga berdekatan. Relasi keduanya semakin erat, karena istri Terry, Toni Poole, dan kekasih Bridge, Vanessa.
Semua baik-baik saja, hingga pada Januari 2009, Bridge meninggalkan Chelsea dan pindah ke Manchester City. Pasalnya, sementara Brdige pindah ke Manchester, Vanessa tetap di London. Hubungan jarak jauh ini merenggangkan keduanya. Vanessa dan Bridge kemudian berkonsultasi kepada Terry mengenai masalah ini. Namun, akhirnya, Bridge dan Vanessa merasa memutuskan mengakhiri relasi yang sudah terjalin selama empat tahun. Sekadar catatan, hubungan Bridge dan Vanessa sendiri telah membuahkan seorang anak lelaki berusia empat tahun.
Begitu keduanya putus, Terry semakin intens melakukan komunikasi dengan Vanessa. Singkat kata, musim gugur lalu, Vanessa hamil. Takut karier dan rumah tangganya hancur, Terry mendesak Vanessa menggugurkan kandungannya. Perselingkuhan itu tercium media. Namun, Terry berhasil mendapatkan surat perintah dari pengadilan, yang memungkinkannya meminta media tidak menyebarluaskan kehidupan pribadinya.
Belakangan, pengadilan mencabut surat tersebut, dengan alasan, Terry merupakan kapten timnas Inggris dan perilaku pribadinya mungkin berdampak buruk kepada timnas dan publik Inggris. Dalam hal ini, rahasia pribadi tak bisa dilindungi. Media pun serentak mengangkat skandal Terry sebagai berita utama.
Sementara itu, mengetahui perselingkuhan itu, Toni membawa dua buah cintanya dengan Terry, minggat ke rumah orang tua Toni, Jumat (29/1/2010). Menurut sumber Daily Mirror, Toni serius menyiapkan diri menceraikan Terry.
Wayna Bridge sendiri tak mau berkomentar banyak soal perselingkuhan Terry dan Vanessa. "Perhatian utamaku adalah kesejahteraan anakku. Karenanya, aku tak akan memberikan komentar mengenai pemberitaan ini, baik sekarang atau pun di masa depan," kata Bridge.
sumber:bola.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar