mcent

Minggu, 28 Agustus 2011

Angin Topan Nanmadol Hantam Taiwan dan Filipina

Angin topan Nanmadol yang berkecepatan 108km per jam menghantam Taiwan, pada hari Senin tanggal 29 Agustus 2011. Hantaman angin topan Nanmadol di Taiwan ini mengakibatkan bangunan sekolah, perkantoran dan gedung-gedung pemerintah ditutup.

Selain itu angin topan ini juga mengakibatkan hujan deras di kawasan pegunungan rawan longsor di bagian selatan negeri itu yang mengakibatkan sekitar 8.000 orang harus dievakuasi. Pemerintah Taiwan sudah bersiap menghadapi Nanmadol dan mengirimkan sebanyak 35.000 personil militer ke kawasan selatan untuk mengantisipasi kerusakan dan korban jiwa.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan militer membawa berbagai peralatan seperti generator portabel, pompa air, dan kendaraan amfibi untuk membantu korban. Para tentara dikirim ke daerah-daerah paling rawan seperti Nantou Tengah, Taitun dan Hualien di bagian timur serta Chiyai, Pingtung dan kota Kaohsiung di selatan.

Sebelum menghantam Taiwan, angin topan Nanmadol sudah terlebih dulu melewati Filipina dan mengakibatkan delapan orang meninggal dunia. Di antara korban tewas, terdapat dua anak-anak yang tewas akibat tertimpa reruntuhan di kota pegunungan Baguio City.

Tak hanya mengakibatkan korban meninggal, angin topan Nanmadol di Filipina ini juga memicu banjir dan tanah longsor yang menutup sejumlah jalan raya utama dan menghancurkan sejumlah jembatan. Selain itu, topan Nanmadol juga memaksa sekitar 57.000 orang harus mengungsi ke kawasan yang aman dari banjir dan bahaya tanah longsor. Pemerintah Filipina sudah mengirimkan bantuan dan tim penyelamat ke kawasan-kawasan yang paling parah kerusakannya.

(Opung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar