mcent

Jumat, 11 Juni 2010

Akhirnya Ariel-Luna dan Cut Tari Datangi Mabes Polri

Akhirnya hari ini, Jumat, 11 Juni 2010, Luna Maya dan Ariel memenuhi panggilan Mabes Polri untuk dimintai keterangan terkait peredaran video mesum 'Ariel-Luna Maya'. Saat diperiksa di depan penyidik, Luna menangis. Info ini diterima dari sumber di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No 3, Jakarta, Jumat (11/6/2010). "Luna Maya menangis saat diperiksa di dalam," ujarnya.
Pemeriksaan Luna dan Ariel ini cukup membuat heboh pewarta. Pasalnya, sejak peredaran video mesum mirip mereka pada Jumat, 4 Juni, keduanya seakan menghilang. Dan hari ini, keduanya sempat kucing-kucingan dengan pewarta saat baru tiba di Mabes Polri. Ariel dan Luna tiba di Mabes dengan menggunakan mobil Toyota Alphard warna hitam bernomor polisi B 1 ZFI. Posisi duduk Ariel di belakang sopir. Sedangkan, Luna duduk di samping Ariel. Luna mengenakan blus motif bunga. Begitu melihat wartawan mengendus kedatangannya, mereka langsung putar balik. Diduga, Ariel dan Luna masuk ke Mabes lewat pintu belakang.
Selain Ariel dan Luna Maya ternyata Cut Tari juga datang ke Bareskrim Mabes Polri. Mantan presenter Insert ini berhasil mengelabui wartawan yang menunggu mereka di Mabes Polri. Mereka bertiga datang bersamaan dengan menumpang dua buah mobil. Luna dan Ariel menumpang mobil Alphard B 1 ZSI, sedangkan Cut Tari datang dengan menumpang mobil Serena Silver bernopol B 1128 DK, Jumat (11/6/2010).
Saat itu, mobil yang ditumpangi Ariel dan Luna datang terlebih dahulu. Setibanya di Bareskrim, mengetahui banyak wartawan mobil ini pun sempat memutari Mabes Polri. Mengetahui di mobil tersebut ada Ariel dan Luna, wartawan pun langsung memburunya. Sementara, mobil yang berada di belakang yang ditumpangi Cut Tari tidak ikut berputar seperti mobil Luna. Sehingga, Cut Tari lepas dari perhatian wartawan dan langsung memasuki Gedung Bareskrim Mabes Polri.
Akhirnya, mobil Ariel dan Luna yang sempat berputar sekali ini menjadi buruan para pewarta di Mabes Polri. Sehingga, wartawan televisi pun mendapatkan gambar mereka berdua ketika hendak memasuki Gedung Bareskrim.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Ariel yang datang untuk memenuhi panggilan Mabes Polri hari ini, kembali dilaporkan karena kasus pengrusakan. Adalah kamera kontributor TransTV Sikrollo Shumbhy yang dirusak oleh Ariel. Setelah berkoordinasi dengan pihak redaksi TransTV, Sikrollo pun resmi melaporkan Ariel dengan didampingi Kepala Kontributor TransTV, Budi Tandjung.
“Kita baru saja melaporkan Ariel dalam laporan kita No LP/372/VI/2010/Bareskrim. Dalam laporan tersebut, penyidik menggunakan pasal 406 KUHP tentang pengrusakan barang dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara,” papar Budi, Jumat (11/6/2010).
Barang bukti kamera dan rekaman yang rusak telah diamankan penyidik Mabes Polri. Sikrullo menjelaskan saat Ariel keluar dari pintu Bhayangkari Mabes Polri, dia pun langsung mengejar dan berusaha mewawancarai Ariel dan Luna. Ternyata, taktik yang dijalankan Ariel, Luna, serta kuasa hukumnya tetap tercium oleh wartawan yang sejak awal keduanya hadir di Mabes Polri, telah mengepung seluruh pintu masuk dan keluar.
“Ariel berusaha merebut kamera saya, tapi saya pertahankan. Tapi Ariel malah memplintir lensa kamera, jadi patah. Dan lensanya sepertinya jatuh di mobilnya Honda Jazz. Karena bangkainya tidak ada saat saya cari,” papar Sikrullo.
Sementara itu kuasa hukum Luna Maya dan Ariel, OC Kaligis, memilih untuk tidak berkomentar dengan berpegang pada UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999. Tak pelak, ayah Velove Vexia ini diteriaki wartawan.
Saat keluar dari Bareskrim Mabes Polri, OC Kaligis langsung membenarkan kalau kedua kliennya tersebut diperiksa. “Waktu saya dapat kuasa dari Ariel dan Luna Maya, karena memang sidangnya tertutup untuk umum. Kita serahkan ke polisi karena mereka sekarang adalah korban. Jadi selanjutnya no comment,” tegasnya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/6/2010).
Saat dicecar mengapa OC Kaligis berani menyatakan kedua kliennya sebagai korban, padahal polisi belum menentukan status kedua kliennya, pengacara papan atas Indonesia ini tetap tak mau menjawab. “Menurut undang-undang pokok pers, saya berhak untuk no comment,” ujarnya.
OC pun tak mau memaparkan lebih lanjut berapa pertanyaan yang dilontar polisi kepada Luna dan Ariel. “No comment,” tukasnya. Wartawan pun terus mencecar, mengapa kedua artis top Indonesia ini diperiksa polisi, lagi-lagi pengacara yang sempat membela Manohara Odelia Pinot ini menjawab no comment. Wartawan pun serempak meneriaki OC Kaligis.
Apakah Cut Tari juga ada bersama Ariel dan Luna? “No comment,” pungkasnya sambil berdesakan meninggalkan kerumunan wartawan.
sumber:celebrity.okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar