mcent

Minggu, 20 Juni 2010

Waspadai Modus Baru Penipuan Lewat ATM

Waspada! Ada modus baru penipuan lewat ATM. Masyarakat diminta waspada dan berhati-hatilah jika mengambil uang lewat anjungan tunai mandiri atau ATM. Jangan percaya begitu saja dengan selebaran yang ada di dalam bilik ATM tersebut, sebab bisa-bisa uang yang ada di rekening dikuras habis dalam dalam sekejap. Seperti yang dialami Win (40). Dia kehilangan uang belasan juta miliknya, nahasnya pencuri hanya menyisakan uang Rp47.000 saja di dalam rekeningnya.
Peristiwa berawal saat Win datang ke ATM BNI Klayan yang terletak di Kecamatan Gunungjati, Cirebon. Saat hendak bertransaksi, mesin tidak berjalan dan kartu atm miliknya tertahan di dalam mesin. "Saat saya hendak mengambil uang di ATM BNI Klayan, tiba-tiba kartu ATM saya tertahan di dalam mesin ATM. Meski saya sudah pencet tombol cancel tetap saja kartu nggak mau keluar," ujar Win kepada wartawan, Minggu (20/6/2010).
Tidak berapa lama kemudian, jelas dia, seorang pemuda berusia sekitar 20 tahun mengenakan kemeja cokelat datang menawarkan bantuan kepada korban untuk mengeluarkan kartu dari mesin ATM. Karena kartu ATM korban tidak juga bisa dikeluarkan, dia menyarankan kepada korban untuk segera memblokir kartu ATM miliknya dengan menghubungi nomor telepon BNI yang tercantum dalam sebuah kertas yang tertempel di sebelah ATM.
Tanpa piker panjang, Win langsung menelpon nomor yang tertera di kertas tersebut dengan menggunakan telepon selulernya. "Yang ngangkat seorang perempuan, orangnya baik banget mirip customer services. Ia mendengarkan keluhan saya dengan ramah," paparnya. Sang Costumer services palsu kemudian menerangkan korban untuk mengikuti langkah-langkah mengeluarkan ATM. Namun kartu ATM tidak juga kunjung keluar akhirnya pelaku menawarkan bantuan pemblokiran.
Saat melakukan konfirmasi, Win sempat diminta menyebutkan nama nasabah, ibu kandung, dan nomor PIN. "Saya sempat ragu saat ia meminta saya menyebutkan nomor pin. Setelah itu, ia meminta saya segera ke BNI cabang terdekat," jelas korban. Win pun langsung meminta agar ATM-nya diblokir. Permintaa itu disetujui oleh BNI, tapi sayang, sebelum sempat diblokir uang di rekening korban sudah habis dikuras pelaku. "Saya kaget saat saldonya tinggal Rp47 ribu. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi," ujar Win.
Kapolsek Cirebon Utara, AKP Supena Diansyah mengaku masih menyelidiki penipuan dengan modus baru tersebut. "Kami sudah memiliki bukti CCTV yang ada di ATM setempat. Berdasarkan bukti tersebut pelakunya ada dua. Mereka memakai penutup kepala saat menjalankan aksinya," kata Supena. Ia menambahkan, pihaknya juga telah memintai keterangan dari BNI Cabang Klayan mengenai aliran dana ke sejumlah rekening yang diduga milik pelaku. "Pihak BNI merasa tidak pernah memakai no HP tersebut sebagai hot line. Dari sinilah terungkap adanya penipuan tersebut," tambah Supena.
sumber:news.okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar