mcent

Sabtu, 17 Juli 2010

Tato Bukan Sekedar Seni Tapi Mewakili Karakter

Tato bagi pria memiliki makna, tak sekadar melukis karya seni pada bagian tubuh tertentu yang diinginkan. Keputusan melukis tato pada tubuh juga tak sembarangan. Pilihan warna, gambar, tattoo artist, hingga alat yang steril juga menjadi pertimbangan orang-orang yang berencana mentato tubuhnya. Apakah tato bagi pria juga berarti cara menarik perhatian wanita?
Johan (25), finalist L-Men of the Year 2010, mengaku tato memberi kesan macho. Menurut karyawan bank yang juga hobi modeling ini, tato juga mengandung pesan khusus. "Tato mewakili pria, termasuk mengenal karakternya, bahkan tujuan hidup," papar Johan.
Lain lagi dengan Rikas (30), peraih Best Transformation Project, salah satu kategori L-Men of the Year 2010. Bagi penggemar motor gede ini, tak lengkap jika bikers moge tak memiliki tato. Meski begitu, Rikas penuh perhitungan ketika akhirnya memutuskan mentato seluruh punggungnya dengan gambar sayap. "Keinginan mentato tubuh sudah muncul sejak SMP, namun keberanian itu baru muncul dua tahun terakhir," papar Rikas, yang mengaku banyak memilih gambar termasuk tato artist dan higienitas peralatannya.
Rikas menggambarkan, tato yang dimilikinya jika dilihat dari jarak jauh seperti sayap. Namun jika diperhatikan lebih dekat, banyak detail gambar yang menunjukkan aksesori motor. Menurut pria asal Lampung yang berprofesi sebagai sales manager ini, tato tak sekadar gambar. Tato juga menunjukkan karakter dari si pemiliknya, setidaknya mewakili dunia pria.
Johan menilai tato bisa menjadi daya tarik pria yang membuatnya terlihat lebih seksi di mata perempuan. Setidaknya kesan itulah yang didapatkan Johan dari pasangannya. Sedangkan Rikas cukup melihat tato sebagai refleksi dari ketertarikannya dengan hobi otomotif (moge). Rikas tak melihat tato sebagai cara pria menarik perhatian kaum hawa.
sumber:kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar